Jumat, 30 Maret 2012

4 Perilaku di Facebook yang Paling Menganggu

Bertemu kembali teman lama maupun mencari teman baru di media sosial memang menyenangkan. Tapi jangan sampai Anda terjebak menjadi teman yang menyebalkan di dunia maya.

Facebook merupakan jejaring sosial yang paling umum digunakan di Indonesia. Setidaknya diperkirakan ada lebih dari 40 juta pengguna Facebook yang berasal dari Indonesia. Semakin banyak yang menggunakan tentu semakin banyak dinamika yang terjadi. Menurut survey yang pernah dilakukan oleh perusahaan Eversave di Amerika terhadap 400 wanita, setidaknya 85% merasa terganggu dengan teman Facebook mereka.

Nah, jangan sampai Anda masuk menjadi kategori teman yang menyebalkan tersebut. Jika banyak teman mulai tak merespon, memutus pertemanan, atau menghindari Anda, jangan-jangan Anda melakukan 6 hal yang dianggap menyebalkan ini.

Terlalu Sering

Tak semua orang perlu tahu kegiatan Anda detik per detik. Berbagilah kabar yang ingin didengar orang atau penting. Lima menit sekali memasang status tentang kegiatan dan perasaan Anda akan membuat timeline teman Anda penuh. Tentu menjadi hal yang menyebalkan ketika kita membuka halaman Facebook dan separuh berita terbaru hanya berasal dari 1 orang yang sama. "Selamat pagi, mari berangkat kerja". "Duhh jalanannya macet banget". "Akhirnyaa sampai juga di kantor". "Duh, bos pagi-pagi udah marah-marah". Jika status tersebut dikirim berturut-turut dalam jarak yang dekat tentu menganggu timeline teman Anda. Pikirkan dengan baik sebelum mengirim status baru, "apakah seluruh dunia perlu tahu tentang hal tersebut?"

Update otomatis

Satu kebiasaan di Facebook yang sangat menyebalkan adalah membiarkan aplikasi melakukan update otomatis pada status Anda. Update tentang game, quiz, atau aplikasi Facebook lain yang dilakukan terlalu sering, sangat menganggu timeline teman Anda. "XXX membutuhkan palu untuk menyelesaikan gedung barunya." "XXX baru saja mendapat 500 poin dari game x". "XXX baru saja mencetak skor tertinggi di game x". Terlalu sering membanjiri timeline teman Anda dengan update tersebut tentunya sangat menganggu dan pastinya tidak semua orang mau tahu tentang kabar terbaru Anda di game tersebut.

Salah satu keluhan lain yang sering didengar adalah update silang yang seringkali tidak tepat. Jika Anda pengguna twitter aktif, sebaiknya berpikir ulang untuk mengaktifkan auto update Twitter Anda ke Facebook. Tidak semua pengguna Facebook adalah pengguna Twitter. Seringkali teman Anda malah tidak mengerti update Anda yang bahasanya agak berbeda dengan update di Facebook. Bijaksanalah dalam berbagi konten Anda ke media sosial. Jangan sampai Anda malah dijauhi karena terlalu sering menyalakan posting otomatis dari akun media sosial lain yang tidak dimengerti oleh teman Facebook Anda.

Sembarang tag

Semangat mendirikan bisnis toko online jangan membuat Anda kehilangan etika berteman atau malah dijauhi teman. Salah satu keluhan paling umum adalah mendapat tag foto dari barang-barang jualan teman terlalu sering. Saat ini sudah banyak cara yang lebih menyenangkan untuk berjualan online. Sebisa mungkin pisahkan akun toko online Anda dengan akun pribadi. Teman Anda tentu lebih senang melihat update kabar tentang Anda daripada hanya melulu melihat koleksi terbaru toko Anda. Gunakan aplikasi dan halaman yang tepat untuk bisnis Anda. Dengan begitu, Anda bisa lebih mengembangkan bisnis Anda dan mencari pembeli yang tepat sasaran tanpa harus membuat teman Anda terganggu.

Selain online shop, sebisa mungkin jangan tag teman yang tidak ada dalam foto. Apalagi jika foto tersebut dibanjiri komentar. Teman Anda yang tidak tertarik bisa merasa terganggu dengan notifikasi yang masuk, padahal ia tak ada hubungannya dengan foto tersebut.

Pamer dan mengeluh

Ada tiga 'terlalu' yang sangat menganggu ketika Anda mengirim status Facebook. Terlalu sering mengeluh, terlalu sering pamer, dan terlalu sering update. "Terlalu' yang ketiga sudah dibahas pada poin pertama. Intinya, jangan terlalu sering mengirim status baru yang tidak semua orang perlu tahu. Tak ada salahnya berbagi kebahagiaan tentang hadirnya si kecil, tapi terlalu sering mengupdate tentang si kecil juga tidak disarankan. Daripada sekadar meng-update "Senangnya nemenin si kecil makan siang", lebih baik sekali-sekali berikan tips tentang memberi makan anak atau tips lainnya yang Anda peroleh dari referensi atau dokter anak Anda. Dengan begitu, status Anda tak sekadar dianggap sebagai kabar terbaru tapi juga memiliki manfaat untuk yang membaca.

Terlalu yang kedua adalah terlalu sering mengeluh. Isi status Anda hanya dipenuhi keluhan sepanjang hari. Hujan salah, mendung salah, lapar salah, kenyang salah juga. Jangan sampai Anda dikenal sebagai awan kelabu di timeline teman Anda. Untuk Anda yang masih single, bisa jadi status-status tersebut bukan memancing simpati tetapi justru membuat orang menarik diri dari Anda. Siapa juga yang tertarik pada orang yang hobinya hanya mengeluh?

Kebalikannya dari si pengeluh adalah si tukang pamer. Status teman yang satu ini biasanya hanya berakhir sebagai bahan gunjingan. Sesekali tak ada salahnya berbagi kabar bahagia kepada teman Anda, tapi perhatikan bahasa yang digunakan. Jangan sampai Anda dicap sebagai tukang pamer karena terlalu sering memamerkan apapun yang terjadi dalam hidup Anda. Tentu tak semua orang memiliki hidup yang 'sempurna' seperti Anda, sebaiknya tahan diri untuk selalu bersikap pamer.

Pamer juga termasuk dalam urusan asmara. Bertengkar dengan pacar, putus, atau sedang dalam konflik sebaiknya tak perlu dipamerkan di Facebook. Menulis kata-kata kasar di wall pacar, meng-update status yang menjelek-jelekan pacar, dan hal-hal serupa tak perlu dilakukan di Facebook. Gunakan jalur pribadi untuk percakapan yang sifatnya pribadi. Jika salah dimengerti, pendapat orang tentang Anda tentu bisa bergeser menjadi negatif ketika membaca status perang Anda dengan kekasih di Facebook.

Sumber : http://id.she.yahoo.com/4-perilaku-di-facebook-yang-paling-menganggu.html Selengkapnya...

Jumat, 23 Maret 2012

Atur Timeline Facebook Anda agar Privasi Terjaga

Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, memperkenalkan Facebook Timeline pertama kali dalam acara Facebook f8 Developers Conference di San Francisco, California (21/9/2011)
Facebook telah memperkenalkan fitur Timeline, perubahan besar-besar pada halaman profil Facebook, sejak September 2011. Sampai saat ini, Facebook masih memberi kesempatan penggunanya untuk menggunakan profil “versi lama”.
Namun beberapa minggu lagi, Facebook akan “memaksa” seluruh pengguna menggunakan Timeline. Meski sebenarnya banyak pengguna tidak menyukai fitur baru ini terkait masalah privasi.
Berikut lima hal yang harus Anda ketahui mengenai Timeline, sebelum Facebook benar-benar menerapkan fitur ini ke seluruh pengguna.
1. Maksimalkan penggunaan pilihan “Hide from Timeline”
Jika Anda tidak jeli mengatur Timeline, semua hal yang Anda lakukan akan terekspos dengan jelas kepada publik, meskipun mereka belum menjadi teman Anda di Facebook.
Jadi, manfaatkan pilihan “Hide from Timeline” agar Anda bisa menyembunyikan apapun yang ingin Anda sembunyikan dari orang lain.
Cara: Untuk setiap kotak posting Anda di profil, Anda bisa klik bagian kanan atas dan akan muncul pilihan bergambar pensil dan bintang. Klik pilihan bertanda pensil lalu pilih “Hide from Timeline” jika Anda menginginkan untuk menyembunyikannya dari Timeline.

2. Ganti cover album

Mungkin Anda sudah mengetahui cara mengatur album mana saja yang bisa dilihat oleh teman, oleh orang yang bukan teman, atau bahkan hanya dapat dilihat oleh Anda sendiri. Perlu Anda ketahui, untuk semua album yang Anda atur dengan pilihan “Public” akan muncul di Timeline Anda dengan cover album yang cukup besar dari sebelumnya.
Anda bisa memilih untuk mengubah cover album dengan foto yang menurut Anda paling menarik agar orang tertarik membuka album tersebut.
Cara: Klik menu edit album pada albumAnda, klik edit foto, lalu pilih foto mana yang paling menarik menurut Anda, dengan memberi tanda titik pada pilihan “This is the album cover”.
3. Bijak menggunakan Geotag
Facebook sekarang telah melengkapi Timeline dengan informasi geotag, dimana foto dan album foto bisa dilengkapi dengan lokasi.
Misalnya, saat Anda berlibur di pantai Kuta, Anda bisa memasukkan lokasi pantai Kuta di foto Anda. Nantinya setiap orang yang melakukan geotag pantai Kuta di foto mereka, juga akan mengetahui kehadiran Anda di pantai itu, sesuai tanggal yang tertera.
Mereka akan bisa melihat foto Anda di lokasi itu. Jika sudah terlanjur melakukan geotag pada foto, Anda masih bisa lakukan “untag” untuk menghilangkan lokasi detail dari foto Anda.

4. Perhatikan aplikasi dari pihak ketiga

Jangan sembarangan mempersilakan aplikasi pihak ketiga memenuhi Timeline Anda. Jika tidak berhati-hati, semua hal yang dilakukan di aplikasi tersebut akan muncul di Timeline dan memenuhi Timeline.
Anda harus mengatur aplikasi mana saja yang layak memunculkan informasinya di Timeline.
Cara: Di samping tulisan “Home” di kanan atas halaman Facebook, klik tanda panah, lalu klik “Account setting”. Lalu klik menu “Apps” yang terletak di samping kiri layar. Di sini, Anda bisa memilih aplikasi mana saja yang terhubung dengan akun Anda.
Hapus aplikasi-aplikasi yang sudah tidak pernah digunakan lagi. Anda juga bisa memilih apakah setiap postingan dari aplikasi tersebut bisa terlihat di Timeline oleh teman, oleh publik, atau hanya oleh Anda sendiri.
5. Intip dulu sebelum dipublikasi
Anda bisa melihat tampilan Timeline baru Anda sebelum dipublikasi. Gunakan pilihan “View As” untuk melihat apakah Timeline Anda sudah layak untuk dipublikasikan. Dengan menggunakan “View As”, Anda masih bisa memperbaiki Timeline berkali-kali sebelum profil Anda berubah tampilan dengan permanen.
Oya, bagi Anda yang belum menggunakan fitur ini untuk mengubah tampilan profil, bisa mencoba dengan klik link berikut http://www.facebook.com/about/timeline.
Selamat mencoba! Selengkapnya...

Sabtu, 10 Maret 2012

Cara Memasang Tombol Berlangganan di Facebook

Jumpa lagi agan agan semua di blog ane yang simple dan inovatif ini.
Kali ini ane akan share info yang menarik buat agan semua yang cinta dengan dunia Facebook.
Agan pernah lihat gambar semacam ini di facebook ?

Pasti diantara agan semua ada yang pernah lihat atau sepintas lihat tombol tersebut di Facebook .
Itu adalah tombol berlangganan(dalam bahasa Indonesia).
Langsung saja jika agan semua penasaran mari kita mulai stepnya.
1.Login ke akun Facebook agan.
Maka agan akan melihat gambar berikut.

4.Klik izinkan pelanggan, maka akan muncul pop up seperti gambar di bawah ini.Setting pengaturan seperti gambar dibawah ini, untuk mengijinkan siapa saja yang ingin berlangganan pembaharuan dari agan lalu tekan tombol oke. Dengan begitu secara otomatis agan akan melihat sebuah tombol baru “Berlangganan” di halaman profile facebook agan, seperti gambar pertama diatas.
Gimana agan semua ? mudah bukan ?
Tak ada yang sulit dari dunia ini asalkan kita mau berusaha dulu.Semua tergantung kita sendiri apakah mau berusaha untuk maju atau hanya pasrah dengan nasib kita dan tak mau berusaha.
Selamat mencoba agan semua jangan lupa untuk mampir lagi ke bloag ane ini.
Sekian dan terima kasih :) Selengkapnya...

Iklan

Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner